Showing posts with label Info Perang. Show all posts
Showing posts with label Info Perang. Show all posts

Photo Dan Video Galeri Kerusuhan 1998

Add Comment
Berikut Foto dan Video yang terjadi pada kerusuhan Mei 1998 menjelang dan sesudah runtuhnya Orde baru atau rezim Suharto
Aparat keamanan memukuli mahasiswa Trisakti tanpa belas kasihan (Reuters).



Kerusuhan Mei 1998 di daerah Glodok, Jakarta. TEMPO/Rully Kesuma
TEMPO/ Rully Kesuma
Korban Tragedi 1998 terkapar di jalan.
Kerusuhan 13-14 Mei 1998 di daerah Glodok, Jakarta. (TEMPO/ Rully Kesuma)
Kerusuhan 13-14 Mei 1998 di daerah Manggarai, Jakarta. (TEMPO/ Rully Kesuma)
Mobil yang dibakar pada kerusuhan Mei 1998
dengan latar belakang Citraland Mall, Grogol, Jakarta. (TEMPO/Rully Kesuma)

Protes mahasiswa menolak Sidang Istimewa MPR dengan tentara pasukan marinir mengamankan kerusuhan yang terjadi di sekitar Jembatan Semanggi, Jakarta, 1998. (TEMPO/ Robin Ong)


Tentara dari pasukan anti huru hara (PHH) menembaki mahasiswa/ warga saat terjadi kerusuhan di sekitar Jembatan Semanggi, Jakarta, 1998. (TEMPO/ Rully Kesuma)

Polisi berkuda menghalau mahasiswa saat terjadi kerusuhan di Semanggi, Jakarta, 1998. (TEMPO/ Robin Ong)

Tentara dan polisi menangkap dan membopong mahasiswa yang menjadi korban saat terjadi kerusuhan di Semanggi, Jakarta, 1998 untuk diangkut. (TEMPO/ Robin Ong)
Truk dan mobil terbakar pada kerusuhan Mei, Jakarta, Selasa 14 Mei 1998. (TEMPO/ Rully Kesuma)
Polisi pada kerusuhan Jakarta, 14 Mei 1998 dekat kampus Trisakti (DR/Rully Kesuma)
Mobil yang terbakar pada kerusuhan, Jakarta, 14 Mei 1998 di Matraman, Jakarta (TEMPO/Rully Kesuma)
Toserba Yogya Klender setelah terbakar pada kerusuhan Mei, Jakarta, 14 Mei 1998. (DR/ Rully Kesuma)
Polisi Anti Huru-Hara (PHH) menghadang mahasiswa dengan senapan siap tembak saat Kerusuhan Mei 1998.
Polisi dengan senapan mengintai setelah penembakan mahasiswa Trisakti / kerusuhan Mei 1998 (TEMPO/Rully Kesuma)
Kerusuhan dengan para penjarah mengambil komputer di Jakarta, 13-14 Mei 1998. (TEMPO/ Rully Kesuma)
Pedagang asongan yang menjual teh botol berlari saat kerusuhan Mei, Jakarta, 13 Mei 1998. (TEMPO/ Yunizar Karim)
Kerusuhan Mei akibat tragedi Semanggi di sekitar Atrium Plasa, Senen, Jakarta, 1998. (TEMPO/ Gatot Sriwidodo)
Anak sekolah melempari pertokoan di Jalan Hasyim Ashari pada kerusuhan tanggal 13 Mei 1998, Jakarta. (Bodhi Chandra)
Tembok sebuah pertokoan yang ditulisi milik pribumi asli di Pondok Gede saat terjadi kerusuhan tanggal 14 Mei 1998, Jakarta. (Bodhi Chandra)
Seorang penjarah dengan kursi jarahan melewati mobil-mobil yang terbakar pada kerusuhan tanggal 14 Mei 1998 di Jalan Hasyim Ashari, Jakarta. (Bodhi Chandra)
Massa membalik dan membakar mobil pada kerusuhan tanggal 14 Mei 1998 di jalan Hasyim Ashari, Jakarta. (DR/Bodhi Chandra)
Massa penjarah dengan barang jarahan di golden trully harmoni pada kerusuhan tanggal 14 Mei 1998 di Jakarta. (Bodhi Chandra)
Massa yang akan menjarah di Pondok Gede dijaga oleh tentara anggota Paskhas Angkatan Udara pada kerusuhan tanggal 13 Mei 1998. (Yunizarr Karim)
Polisi mengangkat mayat yang menjadi korban pada kerusuhan tanggal 13 Mei 1998, Jakarta. (Yunizar Karim)
Massa membakar banyak pertokoan pada kerusuhan tanggal 13 Mei 1998, Jakarta. (Bodhi Chandra)



VIDEO














Hacker' Minta DPR tidak Melempem Soal Malaysia

Add Comment

Hacker dalam aksinya juga menampilkan lagu-lagu di situs Malaysia yang telah dibobol. Lagu itu juga menyentil anggota DPR agar tidak lunak pada Malaysia.

Sentilan lewat lagu itu juga bisa diakses di situs Malaysia yang sudah dibobol termasuk di http://karyawanmuda.com.my/indonesia.html.

“Dari Sabang sampai ujung Irian mari kita susun kekuatan. Kita teriak lantang buat negara yang gemar mencuri. Kalau berani jangan tanggung-tanggung.”

“Mereka tidak punya malu. Curi budaya tetangga. Dari Reog Jawa sampai Pendet Pulau Dewata. Lagu Rasa Sayang juga pulau Ambalat dan sekarang malah tari Tor Tor yang merupakan Tari Kebudayaan Batak. Ngaku-ngaku serumpun tetapi gayanya minta ampun,” cuplikan lagu di situs yang dibajak tersebut.

Di situs itu hacker juga meninggalkan pesan "Serukan ke pelosok negeri bahwa kita akan bersatu melawan kehinaan. Kita masih memiliki gigi dan martabat yang kuat. Ayo Ganyang Malaysia

Hacker Indonesia Jauh Lebih Unggul Dari Malaysia

Add Comment
Aksi penangkapan petugas KKP oleh Malaysia telah memancing reaksi di dunia maya. Di bidang hacking, hacker RI dinilai lebih unggul dibandingkan Malaysia.

Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo menilai jika menyangkut cyber, Indonesia terhitung paling hebat. Bahkan Indonesia terbukti hebat dilihat dari kompetisi hacker yang pernah ada.

“Menurut catatan saya, dulu waktu ada serangan dari hacker Malaysia dalam kasus Ambalat respon mereka kecil. Lucunya ada indikasi serangan balik kepada situs Indonesia sebenarnya fake karena yang menyerang hacker kita sendiri. Hacker Indonesia merasa tidak mendapat respon, akhirnya mereka melakukan spoofing,” katanya di Jakarta, kemarin.

Roy menambahkan ia tidak menemukan banyaknya serangan yang dilakukan oleh hacker Malaysia. Namun serangan dunia maya lebih dilakukan oleh hacker Portugal saat kasus Timor Leste .

Roy menilai hacker Indonesia nasionalis dan siap membela dunia maya jika ada serangan. Ia mensinyalir hacker sering melakukan latihan, terbukti dengan adanya situs pemerintah yang diserang termasuk menyediakan solusinya.

Jika menyangkut nasionalisme, Roy menyatakan percaya bahwa hacker Indonesia pasti akan melakukan pembelaan. Namun ia menyayangkan tidak adanya langkah preventif dari Kementrian Kominfo menyangkut serangan di dunia maya.

Menurut Roy, Kementrian Kominfo hanya fokus menata perundangan dan peraturan. “Misalnya dalam UU ITE dan yang kami bahas di Komisi I DPR saat ini yaitu UU TIPITI (Tindak Pidana Teknologi Informasi) di mana lebih mengatur pada perlindungan masyarakat dan berlaku di ranah Indonesia, bukan untuk antisipasi hacker,” katanya.

Mengenai lemahnya antisipasi yang dilakukan pemerintah juga disesalkan pengamat militer MT Arifin. “Rata-rata lembaga pemerintah Indonesia sangat sulit diminta kesiapannya. Pemerintah belum memiliki kesiapan yang memadai untuk mengatasi isu yang berkembang,” imbuhnya.

Namun ia menilai perang cyber hanyalah hal kecil dan tidak akan menimbulkan masalah-masalah mendasar. “Menurut saya masalah jadi besar karena dulu waktu kasus Ambalat sering kali diangkat untuk menyelamatkan politik dalam negeri. Ini yang harus diperbaiki. Sebenarnya sih Malaysia-Indonesia tidak memiliki banyak masalah,” bebernya.

Ia menambahkan yang diperlukan saat ini adalah sikap dewasa dari para profesional. Jangan sampai dipakai sebagai alat untuk menunjukkan sikap nasionalisme. Seandainya benar terjadi perang di dunia maya, maka cara mengatasinya yaitu dengan kerjasama Indonesia-Malaysia.

“Sekarang apa bisa dipastikan kalau yang menyerang itu orang Malaysia, jangan-jangan bisa jadi itu orang Indonesia sendiri yang menyerang. Hal ini harus di- manage sehingga tidak merusak unsur-unsur dasar dari hubungan antarbangsa,” katanya.

“Kita tidak senang dengan Malaysia, tapi kita harus hormati mereka karena bisa membantu menyediakan lapangan kerja pada kita. Dan ini merupakan kritik bagi pemerintah untuk memperbaiki keadaan,” tambahnya.

Perbandingan Kekuatan Tempur Indonesia Dengan Malaysia

Add Comment
Perbandingan Kekuatan Tempur Indonesia Dengan Malaysia - Berbicara masalah perbandingan kekuatan Militer indonesia tidak kalah dengan malaysia. Jika pun |Indonesia perang dengan Malaysia, ga bakal perlu waktu yang lama buat ratakan Negri Copy Cat itu, lansung saja kita lihat dulu perbandingan kekuatan meliter apa aja yang kita patut banggakan.

Perbandingan Persenjataan:
Alutsista jenis tank, Indonesia hanya memiliki 350 unit kalah dari Singapura 450 unit meski luas wilayah Indonesia hampir 3.000 kali lebih besar dari Singapura. Di Asia Tenggara, jumlah tank yang dimiliki TNI AD hanya berada di posisi keempat setelah Vietnam 1.935 unit, Thailand 848 unit, Singapura 450 unit, dan Indonesia 350 unit. Untuk Malaysia tidak disebutkan jumlah kepemilikan tank- nya namun yang jelas di bawah Indonesia. Untuk kemampuan dukung tank terhadap personel AD-nya, Singapura masih teratas sedangkan Indonesia di posisi keenam.
Untuk kekuataan Artileri yang dimiliki TNI AD jauh lebih banyak dari Singapura dengan jumlah mencapai 1.060 unit artileri yang digolongkan menjadi dua kategori jenis T dan Mortir.  Keunggulan artileri Singapura adalah karena terdiri dari berbagai ragam artileri. Di Asia Pasifik, dengan jumlah artileri sebanyak itu Indonesia hanya di posisi ke-13. Di negara Asia Tenggara, Indonesia di urutan ketiga setelah Vietnam (3.040 artileri) dan Thailand 2.473 artileri. Dengan demikian kemampuan dan jumlah artileri yang dimiliki Malaysia berada di bawah ketiga negara ini.
Kapal Selam Di Asia Tenggara hanya ada tiga negara yang memiliki kapal selam yaitu Indonesia (2 unit SSK), Singapura (3 unit SSK), dan Vietnam (2 unit SSI). Malaysia tidak disebutkan memiliki kapal selam. SSK adalah kapal yang dimiliki Indonesia dan Singapura yang dapat dikategorikan tactical submarine berjenis SSK (patrol submarine) dilengkapi anti submarine warfare (ASW). Sementara SSI adalah kapal selam tenaga diesel.
Untuk kapal perang jenis PSC, di Asia Tenggara Indonesia teratas dengan jumlah PSC 29 unit disusul Thailand, Vietnam dengan 11 PSC, Malaysia 11 unit PSC, dan Singapura 6 unit PSC. Namun untuk kapal perang jenis PCC, Malaysia berad di peringkat atas dengan 185 unit disusul Thailand 110 unit sementara Indonesia hanya 23 unit yang terdiri dari 11 buah bertipe kapal patroli biasa dilengkapi senjata kaliber 20 mm, 4 unit lainnya diklasifikasikan dalam kapal patroli cepat dilengkapi SSM, 4 unit kapal patroli dilengkapi torpedo anti-submarine, dan sisanya 4 unit kapal patroli biasa.
Pesawat Tempur Secara umum untuk total pesawat tempur TNI-AU berjumlah 247 unit, RSAF (Angkatan Udara) Singapura 153 unit. Meski lebih banyak namun 53 persen pesawat tempur TNI-AU itu dikategorikan fighter dibandingkan milik Singapura. Di Asia Tenggara, Indonesia terbanyak dimana posisi kedua Vietnam 204 unit pesawat fighter dan Thailand (posisi keempat) 87 unit pesawat. Malaysia tidak disebutkan namun yang jelas di bawah dari keempat negara yang disebutkan di atas. Jenis pesawat fighter TNI-AU terdiri atas F-5, F-16, Sukhoi, Su-30, dan 2 unit Su-27, F-5, dan berbagai jenis lainnya.



Untuk helikopter
yang dimiliki TNI-AU hanya 38 unit terdiri atas dua jenis Assault dan Transport (tipe NAS-332L Super Puma serta NAS-330 Puma). Di Asia Tenggara, jumlah terbanyak helikopter dimiliki Singapura 110 unit, lalu AU Filipina 80 unit. Indonesia berada di peringkat ketujuh dari 10 negara Asia Tenggara. Malaysia tidak disebutkan apakah dibawah Indonesia atau diatasnya
Demikianlah perbedaan kekuatan Militer antara Indonesia dan  Malaysia namun malaysia ga pernah jera ataupun taku mencuri berbagai kebudayaan bahkan akan mengklem pulau Indonesia satu persatu. kelakuan negri copy cat itu juga brani menangkap petugas DKP Kepri di Tanjung Berakit yang resmi sebagai Wilayah Indonesia.



Vidio Nazi Di Youtube

Add Comment
Waffen SS Hitlers Elite Fighting Force

Michael Wittmann: WAFFEN SS "Tanks" 5/5

NAZI GERMAN HELICOPTERS IN ACTION
THE POWERFUL NAZI GERMAN THIRD REICH
ONE OF GERMANY'S WONDER MACHINES
World War 2 Video Sad
German World War 2 Combat Captured in Colour
Неизвестный Освенцим 
Alfred Hitcock (Holocaust Footage)
Alfred Hitcock (Holocaust Footage) 2
Alfred Hitcock (Holocaust Footage) 3
Alfred Hitcock (Holocaust Footage) 4
Alfred Hitcock (Holocaust Footage) 5
Alfred Hitcock (Holocaust Footage) 6
Alfred Hitcock (Holocaust Footage) 7
Memory in camp